E-Commerce secara umum dapat diartikan sebagai proses transaksi jual beli secara elektronik melalui media internet.
E-commerce juga dapat diartikan sebagai suatu proses berbisnis dengan memakai teknologi elektronik yang menghubungkan antara perusahaan, konsumen dan masyarakat dalam bentuk transaksi elektronik dan pertukaran/penjualan barang, servis, dan informasi secara elektronik (Munir Fuady, 2005 : 407).
Faktor-faktor pendukung E-Commerce diantaranya :
1.Cakupan yang luas
2.Proses transaksi yang cepat
3.E-Commerce dapat mendorong kreatifitas dari pihak penjual secara cepat dan tepat dan pendistribusian informasi yang disampaikan berlangsung secara periodik.
4.E-Commerce dapat menciptakan efesiensi yang tinggi, murah serta informatif.
5.E-Commerce dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, dengan pelayanan yang cepat, mudah, aman dan akurat
Karakteristik E-Commerce :
•Terjadinya transaksi antar dua belah pihak
•Adanya pertukaran barang, jasa dan informasi
•Internet merupakan medium utama dalam proses atau mekanisme perdagangan tersebut.
Jenis-jenis transaksi E-Commerce :
1.Bussines to Bussines (B2B)
2.Bussines to Cunsumer (B2C)
3.Consumer to Consumer (C2C)
4.Consumer to Bussines (C2B)
5.Non-Bussines Electronic Commerce
6.Intrabussines (Organizational) Electronic Commerce.
A. Bussines to Bussines
Busines to Busines (B2B) juga dapat diartikan sebagai sistem komunikasi bisnis online antar pelaku bisnis (Onno W. Purbo, 2000:2), terdiri atas:
1.Transaksi Inter-Organizational System (IOS), misalnya transaksi extranest, electronic funds transfer, electronic forms, intrgrated messaging, share data based, supply chain management, dan lain-lain.
2.Transaksi pasar elektronik (electronic market transfer) (Munir Fuady, 2005 : 408).
B. Bussines to Consumer
Bussines to Consumer (B2C) merupakan transaksi ritel dengan pembeli individual (Munir Fuady, 2005 : 408).
Selain itu Bussines to Consumer (B2C) juga dapat berarti mekanisme toko online (electronic shoping mall) yaitu transaksi antara e-merchant dengan e-customer (Onno W. Purbo, 2000 : 2).
C. Consumer to Consumer
Consumer to Consumer (C2C) merupakan transaksi dimana konsumen menjual produk secara langsung kepada konsumen lainnya. Juga seorang individu yang mengiklankan produk barang atau jasa, pengetahuan, maupun keahliannya di salah satu situs lelang (Munir Fuady, 2005 : 408).
D. Consumer to Bussines
Consumer to Bussines (C2B) merupakan individu yang menjual produk atau jasa kepada organisasi dan individu yang mencari penjual dan melakukan transaksi (Munir Fuady, 2005:408).
E. Non-Bussines Electronic Commerce
Non-Bussines Electronic Commerce meliputi kegiatan non bisnis seperti kegiatan lembaga pendidikan, organisasi nirlaba, keagamaan dan lain-lain (Munir Fuady, 2005 : 408).
F. Intrabussines (Organizational) Electronic Commerce
Kegiatan ini meliputi semua aktivitas internal organisasi melalui internet untuk melakukan pertukaran barang, jasa, dan informasi, menjual produk perusahaan kepada karyawan, dan lain-lain (Munir Fuady, 2005 : 408).
Jenis-jenis Konsumen Kegiatan Transaksi e-commerce adalah :
1.Konsumen individual, konsumen ini lebih banyak diperhatikan oleh media.
2.Konsumen Organisasi
3.Konsumen yang paling banyak melakukan bisnis di internet yang terdiri dari pemerintah, perusahaan swasta, resellers, organisasi publik yang bertindak tidak semata-mata konsumtif sebagaimana layaknya konsumen akhir. Konsumsi dilakukan untuk membuat produk baru maupun melakukan modifikasi.
Senin, 15 Oktober 2012
E-Commerce
Diposting oleh
Rizky Thazkysta
di
06.40
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
Tugas




0 komentar:
Posting Komentar